Pages

August 25, 2012

SEABS Youth Camp 2012 - Living as GOD's people! #3

Surat untuk Tuhan - 20 Agustus 2012
Tuhan Yesus, terima kasih untuk pengampunanMu yang telah Kau berikan padaku sekali lagi ya Tuhan. Terima kasih telah menjadi Bapa yang mengingat kami sebagai ciptaan dengan tujuan yang baik. Luar biasa!! Terima kasih juga karena tidak lupa sedetikpun dengan saya! :)
Komitmenku, saya mau lebih baik lagi Tuhan. Saya mau bertumbuh, memiliki perkembangan iman di dalam Tuhan, walau jatuh, tapi saya mau berusaha dan untuk naik lebih tinggi lagi! Bantu saya ya Tuhan, maka saya pasti bisa :)
And I want to live as GOD's people!! 
Salah satu surat yang saya tulis di satu malam di camp kali ini. Saya ingat akan apa yang saya dapatkan ketika saya membaca kembali surat yang saya tulis ini.

Melalui apa yang dapat kita temukan dalam kitab Pentateuch, kita bisa melihat bagaimana Tuhan menuntun bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dengan segala hal yang boleh terjadi di tengah-tengah bangsa Israel. Berulang-ulang kali bangsa Israel melanggar perintah Tuhan. Namun melalui semuanya itu, kita bisa melihat bahwa Tuhan adalah Tuhan yang panjang sabar. Sungguh kesabaranNya tak terhingga terlihat saat bagaimana Tuhan memelihara bangsa Israel yang seringkali mengeluh itu.

Tuhan bisa saja menghukum mereka. Tuhan bisa saja menghukum setiap kita pula. Namun Tuhan tidak melakukan itu, karena Dia mengingat tujuan utama saat Dia menciptakan kita. Tuhan menciptakan kita manusia dengan tujuan yang begitu baik, dan Dia akan senantiasa memelihara hidup kita umatNya. Percayalah padaNya dan kau tidak akan pernah dikecewakan olehNya. :) Karena Allah tidak pernah tinggal diam saat kita menghadapi dan menjalani sesuatu. Yang Dia ingin adalah, kita hidup sesuai dengan rencanaNya. Rencana Allah = KemuliaanNya dinyatakan di seluruh bumi.

Jadi, hidup sebagai umat Allah = hiduplah dalam rencanaNya. Sudahkah anda masuk dalam rencanaNya?

SEABS Youth Camp 2012 - Living as GOD's people! #2

Living as GOD's people. Itulah yang seharusnya menjadi hal yang paling utama di dalam hidup ini. Melalui camp ini, saya belajar mengenai panggilan Tuhan dalam hidup seseorang. Materi diambil dari kitab Pentateuch (Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan), tentang bagaimana Tuhan menyelamatkan umatNya, dan semua hal itu dihubungkan dengan dunia masa kini, dengan umatNya di jaman ini.

Sal`h satu yang membuat saya terkesan dan tak bisa menahan air mata, saya dapatkan dari sebuah sesi di camp ini. Sebuah video yang sungguh mengingatkan kembali betapa baiknya dan betapa perhatiannya Tuhan kepada kita umatNya.


Ya, Tuhan tak akan pernah mengecewakan kita umatNya. Segala yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita memiliki maksud yang ada di luar batas pengetahuan kita. Tuhan ingin kita belajar melalui apa yang terjadi dalam hidup kita, dan bagaimana kita percaya sepenuhNya pada Tuhan.

Salah satu kalimat yang saya dapatkan saat mengikuti sebuah sesi di camp ini yang sangat menggugah saya kembali dari "tidur panjang" saya:
..Tuhan tidak pernah memiliki plan B. Tuhan punya satu rencana yang sempurna untuk setiap hidup umatNya..
Thanks GOD. Nyatakan karyaMu bagi umatMu. Amin. :)

SEABS Youth Camp 2012 - Living as GOD's people! #1

South East Asia Bible Seminary Youth Camp 2012 - Living as GOD's people.

Baru saja saya mengikuti kegiatan ini yang diadakan pada tanggal 20-23 Agustus 2012. Ini adalah acara tahunan dari SEABS yang mengumpulkan anak-anak muda dari berbagai tempat di penjuru Indonesia. Dan, tema camp tahun ini adalah Living as GOD's people, bagaimana kami anak-anak muda mau menjadi berbdda dengan dunia dengan hidup sebagai GOD's people. Walau kegiatan ini telah berakhir, namun saya tahu saya mendapat "benih" dari kegiatan ini, dan sepulang dari kegiatan ini, saya harus bisa "berbuah" di masyarakat.

Ini adalah postingan pertama mengenai apa yang saya dapatkan melalui kegiatan ini. Saya rasa tidak ada salahnya berbagi mengenai apa yang saya dapat di Youth Camp 2012 barusan. Okay, yang pertama adalah video SEASB Youth Camp 2012. Walau acara sudah lewat, tapi setidaknya dengan melihatnya sekali lagi, saya bisa mengingat hari-hari ini kembali, hari dimana saya mengambil komitmen :) God bless :)

August 10, 2012

My Workstation - ERA Ventura

Just my workstation, here in ERA Ventura :)


July 28, 2012

What do you think..?



How blind people see... (from 9gag.com)

July 17, 2012

Why VAIO...?

21 tahun. Bagi saya, 21 tahun ini merupakan waktu yang bisa dikatakan cukup untuk mengenal siapa diri saya dan memahami kepribadian dalam diri saya. Sungguh, 21 tahun yang penuh warna  saya jalani, dan banyak pelajaran berharga dalam menemukan siapa diri saya yang sebenarnya.

Masih teringat jelas, saya bukanlah seorang yang menonjol di bangku sekolah. Apabila berbicara tentang prestasi saya selama 6 tahun di sekolah dasar, mungkin saya adalah anak yang tidak terlalu diperhitungkan. Sempat saya bertanya dalam diri, akan jadi apakah saya? Tenggelam dalam kebingungan masa kecil, itulah saya. Namun, saya tahu 6 tahun itu tidak berlalu begitu saja dengan sia-sia. Saya menemukan sedikit kepribadian dalam diri saya melalui bagaimana cara papa dan mama mengasuh saya di masa kecil.

Menginjak bangku Sekolah Menegah Pertama di sebuah sekolah yang cukup ternama di kota saya cukup membuat saya gentar. Mampukah saya? Mungkinkah saya? Hari-hari itu saya jalani, sembari mencari jejak-jejak yang akan membawa saya untuk menemukan kepribadian saya yang sebenarnya. Memang tak mudah, namun kehadiran teman-teman memberikan secercah cahaya kepada saya dalam menemukan pribadi saya. Bersama mereka, saya mampu dan kuat untuk menghadapi apapun..

Menembus 3 tahun di bangku SMP dan saya segera memasuki bangku Sekolah Menengah Atas. Persahabatan, pertengkaran, kasih, benci, bahagia, sedih.., semuanya membukakan mata dan pikiran saya tentang hidup dan pencarian jati diri saya. Semua itu terakumulasi satu-per-satu, membentuk pikiran untuk mengerti diri saya sesungguhnya.

July 7, 2012

A Message from Him on Graduation Day

Luar biasa! Sekali lagi, ini bukan sebuah kebetulan bagi saya. Sabtu 7 Juli 2012, hari dimana saya bersama teman-teman merayakan Wisuda. Hari dimana saya mendapatkan banyak ucapan selamat. Dan saya percaya, Tuhan tidak lupa dengan kami anak-anakNya. Sungguh, dia memberikan pesan melalui apa yang saya dapatkan dari renungan di hari itu pula. Take a look guys!

HIDUP BARU

Baca: Efesus 4:17-32
... supaya kamu dibarui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. (Efesus 4:23-24).


Selama 16 tahun, John Kovancs tinggal di terowongan kereta api bawah tanah nan gelap. Saat ada perbaikan terowongan, ia terpaksa mencari tempat tinggal baru. Suatu saat, ia terpilih menjadi orang pertama yang memenangkan program “mengubah tunawisma menjadi penghuni rumah tetap” yang diadakan The New York Times. John meninggalkan tempat tinggal lamanya dan menjadi petani organik di New York. Katanya, “Udara di luar sini terasa lebih baik. Saya tak akan merindukan kehidupan lama saya. Saya tak akan kembali ke sana lagi.”

Pernyataan John semestinya juga mewakili sikap hati kita dalam menjalani kehidupan manusia baru di dalam Kristus. Paulus menyebutnya “menanggalkan manusia lama” dan “mdngenakan manusia baru” (ayat 22-23). Mengapa mesti menanggalkan manusia lama? Manusia lama itu jauh dari hidup yang berasal dari Allah (ayat 18). Oh, adakah yang lebih buruk daripada hidup yang jauh dari Allah? Hidup yang diliputi kebodohan dan kekerasan hati; membuat perasaan menjadi tumpul sehingga hawa nafsu, serakah, dan perbuatan cemarlah yang dilakukan setiap kali (ayat 19). Sementara itu, mengenakan manusia baru berarti dibarui dalam roh dan pikiran (ayat 23); diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya (ayat 24). Jadi, ada perubahan selera dan orientasi hidup; meneladan Kristus (ayat 20); ramah, penuh kasih mesra, saling mengampuni (ayat 32).

Masihkah kita menginginkan manusia lama? Dalam hal apa kita cenderung berbalik kepada manusia lama? Mari mohon pengampunan Tuhan. Diiringi pertolongan Roh Kudus, serukanlah komitmen John Kovancs: “Saya tak akan kembali ke sana lagi!”—NIL


MANUSIA BARU MEMUNCULKAN SELERA HIDUP YANG BARU.
(dikutip dari renunganharian.net 7 Juli 2012)

Hari baru, manusia baru. Ini sungguh menjadi ucapan selamat sekaligus pesan dari-Nya untuk kita semua. Thanks God :) I Love You

One Step Ahead - GRADUATION DAY!


Finally! Setelah menjalani masa studi selama 4 tahun di bangku kuliah, akhirnya tiba juga hari ini. Hari dimana saya bersama teman-teman dan keluarga merayakan kelususan bersama di Universitas Ma Chung! Wisuda angkatan ke dua, dan itu angkatan saya. Oh senangnya saya, akhirnya saya mendapatkan gelar sarjana itu. Ya, ini adalah awal yang baru, saatnya menggunakan keahlian serta menambah kemampuan di dunia kerja. Ada banyak tantangan di luar sana namun saya harus siap. Menjadi orang yang tepat di tempat yang tepat!


Me (gusta!)
Terima kasih untuk semua yang telah memberikan dukungan selama masa studi saya. Terima kasih buat Tuhan Yesus Kristus yang selalu ada di setiap apa yang saya hadapi. Ada banyak campur tangan Tuhan dalam setiap hal yang saya jalani selama studi ini, dan saya percaya itu memang cara/jalan Tuhan buat saya. Saya mungkin tidak tahu apa yang Tuhan tahu, namun Tuhan tahu apa yang saya tidak tahu.