Pages

April 7, 2012

Love, come and go #1

Adi melanjutkan menjalani sisa waktunya di bangku sekolah dasar. Semenjak kepergian Ella, Adi merasa ada sesuatu yang hilang. Namun, ada yang berbeda. Seperti apa yang banyak dikatakan orang, "..ada yang pergi, ada yang datang..". Adi sadar dia masih punya teman-teman yang mengisi kesehariannya, dan tentunya ada yang begitu spesial bagi Adi. Lina, itulah panggilannya.

Memang, Adi tidak pernah berpikir bahwa Lina akan menjadi orang yang spesial baginya. Kedekatan itu berawal dari bangku sekolah. Ya, keduanya mendapatkan giliran untuk duduk bersama. Dan tentu saja, dari komunikasi yang intensif, sebuah perasaan bisa saja muncul. Adi sadar akan hal itu, namun dirinya masih ragu sejak kisah pilunya ketika harus "ditinggal pergi" oleh Ella.


Namun, cerita sejenak berubah saat hadirnya Sia. Sia adalah teman sekelas Adi dan Lina, dan Adi yang polos itu memang terlambat menyadari akan kehadiran Sia. Ya, Sia ternyata menaruh perasaan pada Adi. Memang awalnya tak terlalu tegas, namun perlahan Adi menyadarinya setelah dia menemukan sebuah surat di dalam tas sekolahnya. Adi menemukan surat itu pada saat Adi akan mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan oleh gurunya.

Sejenak, Adi bingung.., terdengar suara di dalam pikirannya, "Surat apa ini ya..?". Dari sisi luar dia bisa melihat bahwa di dalamnya ada tulisan-tulisan dalam bentuk paragraf. Segera Adi membukanya, dan tentu saja dia membacanya.

"..........". *Adi tersenyum kecil*

Ya, sejenak dia menyadarinya. Mungkin itu yang disebut surat cinta oleh orang dewasa. Namun, Adi berpikir ulang dan dia membuat keputusan tegas.

"..Aku kan gak suka sama dia..", pikir Adi secara spontan. Dan Adi pun tidak membalas surat itu.

Dan mulailah Adi menemukan ide bagus. Sejak menyadari ketertarikan dirinya dengan Lina, sederhana saja Adi berpikir, "..Kalau Sia suka sama aku trus dia nulis surat, aku coba saja nulis surat ke Lina..". Sekejap saja Adi lupa dengan pekerjaan rumahnya. Dia mengambil buku tugasnya, membuka halaman tengah dan merobek halaman itu, tentu saja untuk menulis surat cinta pada Lina.

Apa isinya? Adi adalah seorang peniru yang baik, sehingga dia meniru saja isi surat yang datang dari Sia ke dirinya. Dan mulailah kisah yang baru bagi Adi, yang mana menjadikan Adi melupakan sosok itu, Ella.

..to be continued..