Pages

May 31, 2010

Jika Tuhan tahu apa yang aku minta, masih-kah aku perlu ber-Doa?

Suatu hari ada anak sekolah minggu yang bertanya kepada pembimbingnya..
"..Kak, saat aku menginginkan sesuatu, kakak bilang aku harus berdoa kepada Tuhan. Tuhan adalah Tuhan yang maha tahu, aku belum berdoa saja Tuhan sudah tau apa yang akan aku katakan, lalu untuk apa aku berdoa? Bukankah Tuhan sudah tahu apa yang ingin aku minta..?"
Nah, menyenangkan juga saat mendengar pertanyaan dari anak kecil, karena pertanyaannya adalah pertanyaan yang tidak terduga dan mungkin itu adalah pertanyaan yang simpel tetapi benar-benar membuat kita berpikir saat harus menjawab pertanyaan tersebut! Memang, Papi kita adalah Papi yang maha tahu dan mengerti akan setiap kebutuhan kita. Lalu kenapa masih harus berdoa..?


Saat komsel kemarin, saya dan teman-teman saya berdiskusi tentang hal ini dan inilah jawabnya:Hubungan kita dan Tuhan seperti hubungan seorang Bapa dengan AnakNya! Doa di sini bisa dianalogikan dengan komunikasi. Seorang ayah tentu saja mengerti dan memahami akan kebutuhan anaknya. Anak bisa saja berpikir di dalam otaknya, "aku ingin ini, aku ingin itu, tetapi kenapa sih papa nda pernah memberikannya ke aku?". Kenyataannya ayah tahu akan segala yang dibutuhkan anaknya, tetapi jika anak tidak pernah berkomunikasi dengan ayahnya, tidak pernah mengutarakan isi hatinya, bagaimana ayah akan memberikannya kepada anak itu? Begitu pula dengan Tuhan dan kita, kita perlu apa yang dinamakan komunikasi, dan semua itu bisa kita lakukan dengan doa.

Kembali ke perumpamaan ayah dan anaknya. Jika anak tidak pernah berkata kepada ayah tentang hal yang dia perlukan, maka ayah bisa saja berpikir bahwa si anak masih bisa menjalani hari-harinya dengan baik. Sebagai contohnya, misal anak saat ini kuliah di sebuah perguruan tinggi yang jauhnya 20 km dari rumah. Si anak berpikir bahwa dia membutuhkan kendaraan bermotor agar bisa lebih efisien untuk mencapai tempat kuliahnya. Tetapi si anak tidak pernah meminta kepada ayahnya! Ya, ayahnya berpikir bahwa si anak masih sanggup jalan kaki seperti biasa, walaupun ayahnya tahu bahwa mungkin anaknya butuh kendaraan bermotor. :D

Matius 7:7-11.
Jika menginginkan sesuatu, mintalah kepada Papi. Apa sih yang nggak bisa Papi kasih ke kita? Ga ada kan, hanya saja Papi itu punya caranya sendiri dalam menjawab permintaan kita dan seringkali kita terlalu cepat menarik kesimpulan yang membuat kita frustasi sendiri dan lain-lain. Papi tahu porsi yang diberikan kepada setiap kita. Carilah pasti kita akan menemukan dan ketuklah maka pintu akan dibukakan!

Dan satu hal yang ingin aku tambahkan, mengapa kita perlu berdoa! Saat berdoa, kita tidak hanya meminta, meminta dan meminta. Atau mengeluh, mengeluh dan mengeluh. Tetapi, doa juga sarana untuk kita bisa berterima kasih sama Papi. Kalau sudah menerima hal yang baik, kita seringkali lupa sama Papi. Jadi, berdoa itu tetap perlu, berterima kasih kalau sudah menerima hal yang baik dan bersandarlah pada Papi saat kita menghadapi tantangan hidup. Masa sih kamu uda diberi apa yang kamu minta tapi kamu tidak mengenal kata terima kasih?

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua!
God bless!