Pages

August 8, 2009

1 into 7 - 7 into 1

Hari ini hari yang sangat cerah di sini, di malang. Aku bangun pagi, mempersiapkan diri lalu menyantap sarapan pagiku. Beberapa lagu dari laptop mendampingi makan pagiku hari ini. Sambil makan sambil berpikir. Ada banyak pikiran di otak hanya untuk sebuah kata.

Rainbow - 彩虹 - pelangi.

Makan pagi pun segera aku selesaikan dan duduk juga menatap layar untuk menuliskan semua yang bisa aku tuliskan sebelum semua itu hilang. Ya, apa yang aku pikirkan berhubungan dengan tema blog ku ini. Mengingat juga orang yang aku saying meminta arti dari kata itu. Ada banyak arti yang bisa aku kembangkan dari kata ini tetapi ijinkan aku menjelaskan satu saja karena arti ini hanya untukmu seorang.

Lagu 彩虹-Jay Chou tiba-tiba terambil dari playlist yang aku shuffle. Menunjukkan saat yang tepat untuk menuliskan arti itu.

Aku adalah orang yang suka melihat pelangi. Pelangi adalah suatu karya Papi yang indah sekali dan satu hal yang sering membuatku bingung adalah frekuensi keluarnya pelangi itu. Kadang aku senang jika melihat pelangi keluar menghiasi atmosphere yang biru itu. Betapa indahnya menghiasi langit, dimana umumnya sehabis hujan turun. Kadang aku jengkel juga, karena pelangi itu tidak bisa selalu aku lihat, karena juga tidak bisa ditebak apakah dia akan menunjukkan dirinya atau tidak. Tak tahu kapan akan muncul dan jika muncul, belum tentu aku memandang ke arah yang tepat dimana pelangi itu muncul.

Seumur hidup, sampai sekarang ini, aku hitung dan aku mendapatkan bahwa hanya 2 kali aku melihat pelangi secara langsung dengan mata telanjang di atmosphere yang begitu luas ini. Dua kali dan itupun tidak begitu lama karena semua begitu cepat. Saat aku memandangnya, aku selalu mencoba untuk melihat lebih jeli. Di manakah tujuh warna yang sering dikatakan orang-orang itu?

Aku memandangnya, dan selalu kudapati bahwa sulit untuk melihat tujuh warna itu dengan jelas, apalagi untuk warna-warna yang berhimpitan. Aku hanya berpikir dan terus melihat bahwa itu tujuh warna. Kalaupun ada warna-warna yang sulit aku lihat, itu karena pelangi itu ada jauh di sana, bukan artinya dia(pelangi) tidak ingin menujukkan salah satu warnanya. Pelangi itu tetap indah, dari satu menjadi tujuh dan dari tujuh menjadi satu kembali.

Di sini aku berpikir, bahwa pelangi itu seperti hidupku ini. Aku terbayang Papi, terima kasih buat Papi yang sudah memberikan aku hidup. Seakan-akan Papi memberikan aku satu warna. Satu warna ini terus aku bawa begini saja. Sering aku berpikir bahwa aku hanya orang biasa, hanya satu warna saja. Banyak hal yang aku alami, senang, sedih, sakit, takut, dsb. Kurasa itu biasa saja, hal yang wajar, tak ada yang special dan aku tetaplah satu warna saja.

Sampailah aku di tahun 2009 ini. Papi menujukkan sesuatu yang begitu dahsyat dalam warna yang telah dia berikan padaku. Aku diberi kesempatan mengenal seseorang yang saat ini menjadi seseorang yang special di dalam hidupku. Mengisi kekosongan dalam diriku dan menunjukkan sesuatusebelumnya sulit untuk aku lihat.

Papi memberikan seseorang yang bisa menunjukkan betapa indahnya satu warna yang aku miliki. Aku belajar sesuatu yang selalu membuatku tenang. Dia mengajakku untu jujur kepadanya dan dia juga jujur kepadaku. Di sinilah aku merasa bahwa satu warna itu diuraikan oleh Papi melalui dia. Warna yang hanya satu itu diuraikan menjadi tujuh warna yang begitu indah. Merah-jingga-kuning-hijau-biru-nila-ungu. Dia mangajarkanku untuk jujur saat aku marah, sedih, gembira, kecewa, cinta, sayang, takut, dsb. Aku pun berusaha mencoba dan tanpa aku minta, dia membantuku untuk menunjukkan tujuh warna itu. Aku merasa, waaaaaaaah, betapa indahnya semua ini!

Aku merasa bahwa hidupku menjadi penuh warna. Yang tidak kalah menarik juga, dia menunjukkan tujuh warna yang ada di dalam dirinya kepadaku juga. Begitu indah sekali saat aku melihatnya. Tujuh warna yang saling melengkapi, itulah pelangi. Apa jadinya jika ada satu warna yang lebih dominan dari warna yang lain?Apakah kau masih bisa melihat keindahan warna yang dahsyat itu?

Di sini, aku melihat warna itu begitu pas, tidak ada yang lebih dominan dari yang lain, semuanya mengisi tempatnya dengan pas! Terima kasih buat Papi, dan terima kasih buat dia yang telah Papi berikan untukku. Kini aku merasa senang, karena dibalik satu warna yang aku miliki, ternyata aku diberi kesempatan untuk melihat tujuh warna yang indah dari satu warna itu. Kini aku disini, terus berusaha untuk terus menunjukkan warna-warna itu walau dia jauh dariku.

r-a-i-n-b-o-w = 7 huruf
彩虹 = c-a-i h-o-n-g = 7 huruf
p-e-l-a-n-g-i = 7 huruf

1 into 7 – 7 into 1. Satu warnaku telah kau uraikan menjadi tujuh dan biarlah tujuh warna ini hanya untukmu seorang! Untuk connie patricia setiawan. Di sini, aku tetap melihat ketujuh warna pelangimu, apakah di sana kau melihat ketujuh warna pelangiku?